-
Jika cinta menyatukan dua insan yang berbeda, apakah perbedaan keyakinan akan menghancurkannya?
– (via ndikzone) -
Cintakah itu? →
Saat tanganmu tak pernah mau melepaskan tangannya dan tak pernah berhenti menyentuhnya, itukah cinta? ku pikir itu birahi.
Membanggakannya di depan orang banyak, itukah cinta? ku pikir itu kebanggaan.
Selalu ingin bersamanya, itukah cinta? ku pikir itu sesepian.
Selalu memberikan semua…
-
kau ingat kepada siapa kau berlari untuk menumpahkan semua kekesalanmu?
kau ingat siapa orang pertama yang kau beritahu tentang penyakit yang menghampiri tubuhmu?
kau ingat siapa jemari siapa yang menghapus tetesan air mata yang keluar dari kedua bola matamu saat kau merasa tak kuat lagi menghadapi semuanya?
kau ingat telinga siapa yang bersedia menjadi pendengar setiamu?
aku tak akan pernah lupa itu semua
karena bagiku setiap detik bersamamu itu indah
entah apapun yang kita lakukan hanya untuk mengusir penat dalam diri
sekarang sudah ada tangan indah lain yang bersedia menggantikan tugas jari jemariku
sudah ada bidadari cantik yang rela meluangkan setiap detik waktunya bersamamu
semoga kau berbahagia bersama dia yang kau pilih setelah aku
aku turut berbahagia atas setiap lengkung senyum indah yang terukir dibibirmu
-
http:// →
“Sudah berapa perempuan yang kau peluk? Berapa perempuan yang kau cium? atau mungkin, sudah berapa perempuan yang kau tiduri sejak terakhir kau memutuskan untuk pergi dan sekarang kembali?”
“Setelah kau tau semua yang tak baik tentangku, kenapa kau masih disini menungguku dengan setia?” Lelaki…
-
Kau tahu aku selalu ada, di tempat yang sama, dengan alasan yang sama.
Aku kadang keras kepala. Tetap bersikukuh memilih engkau untuk ku cinta. Tapi aku tak akan memaksa. Hanya jika kau juga cinta, maka biar aku yang kesana. Kau tenang saja.
Mendekatlah, kau tahu bahuku sengaja Tuhan ciptakan sesuai ukuran kepalamu. Masih tak percaya bahuku ada untuk kau jadikan sandaran saat sekelilingmu tak ada?
-
Aku Ingin Pulang →
Aku pergi kemana ku suka
Mengikuti arah yang tergambar di peta
Menikmati setiap apapun yang terlihat oleh mata
Mencoba melewati waktu untuk menyembuhkan lukaAku berjalan seorang diri
Tanpa sosok engkau setia menemani
Tak pernah aku takut akan sepi
Karena sunyi terbiasa menemani di… -
Nanti, saat kita berpapasan yang entah kapan. Kau bisa tersenyum sambil berkata dalam hati; ‘dulu dia pernah mencintaiku sepenuh hatinya’
-
Hanya Sedang Rindu. →
Tak semua yang ku rasa mampu ku tulis. Sedang bicara tak lagi mau kau dengar. Harus dengan apa, selain kau sendiri yang rasa kalau aku rindu? Ini bukan sudah berapa lama kita tak bertemu, karena saat ada di pelukmu, rindu itu tetap terasa.
Apa kabarmu disana? Adakah sesekali kau mengingatku?
Aku…
-
mungkin kau pernah merasa sakit melihat dia yang kau sayang sedang bersama sang pujaan hati?
ya? aku pernah merasakannya
dan sekarang aku pun sedang mengalaminya
sakit melihatmu tertawa bersama dia
sakit menyadari kau begitu mudahnya melupakan semua yang sudah terjadi diantara kita
aku hanya bisa tertunduk diam melihat canda tawa yang dulu tugasku, kini sudah berpindah pada dia
tapi kalau memang bersamanya kau merasa bahagia, apa dayaku
pulanglah jika kau sudah tak berbahagia lagi bersamanya,
singgahlah jika memang dia tak mengerti masalahmu
walaupun hanya untuk sementara, aku akan tetap menunggumu
-
Sesak dadamu karena merindunya, sementara sedikitpn tak pernah ada engkau dalam pikirannya.
– Fahmy Muchtar