1. Jika cinta menyatukan dua insan yang berbeda, apakah perbedaan keyakinan akan menghancurkannya?
    – (via ndikzone)

    2 weeks ago  /  4 notes  /  Source: ndikzone

  2. kau ingat kepada siapa kau berlari untuk menumpahkan semua kekesalanmu?

    kau ingat siapa orang pertama yang kau beritahu tentang penyakit yang menghampiri tubuhmu?

    kau ingat siapa jemari siapa yang menghapus tetesan air mata yang keluar dari kedua bola matamu saat kau merasa tak kuat lagi menghadapi semuanya?

    kau ingat telinga siapa yang bersedia menjadi pendengar setiamu?

    aku tak akan pernah lupa itu semua

    karena bagiku setiap detik bersamamu itu indah

    entah apapun yang kita lakukan hanya untuk mengusir penat dalam diri

    sekarang sudah ada tangan indah lain yang bersedia menggantikan tugas jari jemariku

    sudah ada bidadari cantik yang rela meluangkan setiap detik waktunya bersamamu

    semoga kau berbahagia bersama dia yang kau pilih setelah aku

    aku turut berbahagia atas setiap lengkung senyum indah yang terukir dibibirmu

    3 weeks ago  /  0 notes

  3. fahmymuchtar:

    Kau tahu aku selalu ada, di tempat yang sama, dengan alasan yang sama.

    Aku kadang keras kepala. Tetap bersikukuh memilih engkau untuk ku cinta. Tapi aku tak akan memaksa. Hanya jika kau juga cinta, maka biar aku yang kesana. Kau tenang saja.

    Mendekatlah, kau tahu bahuku sengaja Tuhan ciptakan sesuai ukuran kepalamu. Masih tak percaya bahuku ada untuk kau jadikan sandaran saat sekelilingmu tak ada?

    3 weeks ago  /  1 note  /  Source: fahmymuchtar

  4. Nanti, saat kita berpapasan yang entah kapan. Kau bisa tersenyum sambil berkata dalam hati; ‘dulu dia pernah mencintaiku sepenuh hatinya’

    3 weeks ago  /  3 notes  /  Source: fahmymuchtar

  5. mungkin kau pernah merasa sakit melihat dia yang kau sayang sedang bersama sang pujaan hati?

    ya? aku pernah merasakannya

    dan sekarang aku pun sedang mengalaminya

    sakit melihatmu tertawa bersama dia

    sakit menyadari kau begitu mudahnya melupakan semua yang sudah terjadi diantara kita

    aku hanya bisa tertunduk diam melihat canda tawa yang dulu tugasku, kini sudah berpindah pada dia

    tapi kalau memang bersamanya kau merasa bahagia, apa dayaku

    pulanglah jika kau sudah tak berbahagia lagi bersamanya, 

    singgahlah jika memang dia tak mengerti masalahmu

    walaupun hanya untuk sementara, aku akan tetap menunggumu

    3 weeks ago  /  0 notes

  6. Sesak dadamu karena merindunya, sementara sedikitpn tak pernah ada engkau dalam pikirannya.
    – Fahmy Muchtar

    3 weeks ago  /  0 notes